Home » CPNS » Kasus CPNS, Kepala BKD Bali Bantah Stafnya Tersangka

Share
Sponsored Links

HOT NEWS !
Tes CPNS dilaksanakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Siapkah Anda dengan Kisi Kisi Ujian CAT CPNS..?
Info lengkapnya :
Klik Disini >>

CPNS Bali – Terkait kisruh perekrutan CPNS Pemprov Bali akhirnya Polda Bali menetapkan dua orang staf BKD sebagai tersangka yang masing-masing berinisial AA dan EY. Namun, Kepala BKD Bali Ketut Rochineng membantah bawahannya menjadi tersangka dalam kasus rekrutmen CPNS.

Rochineng bahkan mempertanyakan kevalidan informasi dua stafnya dijadikan tersangka oleh pihak Polda Bali. Rochineng menegaskan soal rekruitmen CPNS di instansinya sudah tak ada masalah.

“Di mana anda mendapat data itu. Soal CPNS, di BKD masalahnya sudah klir, sekarang tinggal di Polda saja. Intinya tidak ada data itu. Bagaimana kok bisa seperti itu,” ujarnya, Kamis (28/2/2013).

Rochineng juga berdalih tidak tahu dan membantah stafnya sebagai tersangka. “Sampai saat ini belum ada penangkapan. Saya belum tahu dan tidak ada staf kami yang tersangka,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Bali telah menetapkan dua pegawai di Pemprov Bali sebagai tersangka. Kedua orang tersangka itu merupakan staf BKD masing-masing berinisial AA dan EY. Bahkan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Drs. Hariadi juga telah membenarkan penyidik sudah menetapkan AA dan EY sebagai tersangka.

“Memang betul keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, mereka baru stafnya saja. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk menetapkan tersangka lainnya. Begitu juga polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti,” terangnya.

Menurut Hariadi, ditetapkannya kedua tersangka itu, berdasarkan atas hasil penyelidikan dan penyidikan polisi. Sejak adanya laporan atau informasi kalau penerimaan CPNS Provinsi Bali dan Badung, Polda Bali langsung turun menggali dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

“Penyelidikan dan penyidikan dilakukan sejak akhir Januari 2013. Akhirnya, penyidik menetapkan dua tersangka,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus CPNS di Badung Kepala BKD Badung telah ditetapkan sebagai satu-satunya tersangka. Terkait status Kepala BKD Provinsi Bali, Hariadi mengaku pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang merupakan staf BKD Provinsi. Untuk status Kepala BKD, pihaknya belum mengetahuinya.

“Yang jelas, dari keterangan penyidik baru dua tersangka saja (staf BKD – red). Kalau masalah kepala BKD-nya, kami belum tahu,” paparnya.

Hariadi menjelakan penyidik masih terus mendalami kasusnya itu. Ia mengaku pihaknya akan memproses secara hukum siapa saja yang terlibat. Hariadi meminta waktu yang tak bisa ditentukan untuk mengusut tuntas kedua kasus yang menjadi perhatian publik ini. “Tunggu saja hasil penyidikan ke depannya. Biarkan dulu penyidik bekerja,” harapnya.

Share
Silakan Bergabung dengan Komunitas Info Lowongan Terbaru, Klik Like/Suka !

Archives